Ketika sepenggal mimpi ku patah... Ku setubuhi waktu di keranda malam.... Dan sa'at menjelang fajar tiba.. Ku hitung embun di pucuk dedaun.. Bisu... Di mana kah kicau pipit yg biasa mengusik hening... Di mana kah bisik bayu yang biasa membelai kalbu..
Ahh..... Mentari tlah merangkak di batas lazuardi... Ada senyum mu menggantung di mega perak.. Ada asa di sini.... Ku tuang di tempurung waktu... Karna aku hanya mampu merajut senja... Menanti mu di batas bianglala....
Hanya itu.... Karna tuk memeluk mu aku tak mampu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar