laman

KUMPULAN PUISI DAN SAJAK ERLANGGA BAYU SEGARA
KUMPULAN PUISI DAN SAJAK ERLANGGA BAYU SEGARA

MEMORY

                                     CERITA KU

 


Jeritan mu... 
Adalah pecahan warna dari kisah jalan terjal mu..
Banyak hal yang orang lain tak tahu,,
namun kau ungkap pada ku...
Kisah mu....
kisah kita......
Mereka tak kan tahu...
Karna sesungguh nya...
Bentangan ini adalah kisah terlarang,, Namun salah kah..????
   Karna sesungguh nya, cerita ini adalah bagian dari perjalanan hidup yang sudah di atur
oleh sang khalik.
Orang kadang gak mau mengerti akan warna yang menaburi kisah kita
padahal.... apakah mereka sanggup tuk menghindar dari rasa..??? 
Karna kisah kita pun adalah percikan Rasa yang tak mampu kita tepis...
Wajar saja.. karna kita adalah manusia..

   Ketika orang menertawa kan kita, menyalah kan kita, mencemo'oh.. se akan mereka mala'ikat yang tak pernah melakukan kesalahan. justru kita di hadap kan pada perso'alan yang orang lain tak kan pernah mengerti.
sehingga kita hanya ber kutat pada rasa dan pertimbangan-pertimbangan yang hanya menghasil kan dilema.
yang pada akhir nya keputusan itu pun di tentukan oleh waktu, kita ter paksa melakoni nya, walau sakit. 

   Tetapi banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita itu, banyak hal yang mencambuk kita untuk lebih dewasa, lebih bijaksana, dan lebih bisa membeda kan antara perasa'an dan kebenaran tentu nya.
Di mana kita tidak hanya mementing kan kebahagia'an kita semata, karna dalam kehidupan ini, ada orang-orang di sekitar kita yang ber bahagia jistru apa bila kita mengorban kan ke inginan kita untuk mraih kebahagia'an, walau pun mereka tidak menyadari itu.
akan tetapi, bukan kah kita akan merasa bahagia apabila melihat orang yang kita sayangi menemukan kebahagia'an nya?? 
walau pun kita harus mengorban kan ke bahagia'an kita sendiri.

   Kita telah memeran kan naskah yang di tulis dengan lugas oleh tangan takdir ini, paling tidak kebersama'an kita slama ini telah memberi kan se penggal kebahagia'an yang ber arti, walau pun harus menelan pil pahit pada akhir nya, namun se tidaknya, kita pernah mengenyam rasa manis itu dalam lena yang memabukan. 

   Kita telah menulis dengan jemari kehidupan kita berdua, membuat kaligrafi pada prasasti memory yang pernah kita lewati. sehingga jadi artefak yang sangat ber arti dalam diary masa lalu kita, yang mampu membuat kita tersenyum sa'at kita mengenang nya di usia senja nanti, usia yang hanya berteman kenangan masa-masa lalu yang mengesan kan. karna anak cucu kita sibuk dengan kehidupan mereka dan membangun kisah untuk di jadi kan kenangan di masa tua mereka nanti, seperti kita sa'at ini.....

   Dengan begitu, rela kan lah kebahagia'an kita yang ter tunda hari ini, bila waktu nya tiba, tuhan akan menyatukan kita lagi, tetapi jika takdir berkata lain, setidak nya kita telah melakoni nya setengah jalan. 
Dan itu tidak perlu di sesali.

   Pergi lah kasih.......
   Lepas kan lah jemari ku....
   Ku harap di sana kau menemukan kebahagia'an yang baru....
   Biar lah aku di sini.......
   Memuja mu dalam bingkai sepi.....

   Aku rela kasih.......                                
   ***                                                                                    
                                                                                                       
                                                       ~* catatan memory jingga *~  

      
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar