Ketika petang mengebiri senja.. lembayung saga memangsa sisa mentari.. Ketika camar beranjak pulang dari pesta senja merah.. Se iring tarian ombak mencumbui bibir pantai.. Aku me ngeja waktu pada catatan lalu.. Sambil melukis sisa senyum mu di Antara jejak pilu..
Masih jelas ter ngiang syahdu ucap mu.. Berceloteh tentang senja yang kau bilang milik kita.. Lalu engkau merengkuh nya dalam genggam pengharapan.. Dan kau simpan di lubuk cinta ku yang terdalam.. Karna engkau meyakini mimpi kita.. Ber ba'it pada sajak-sajak senja..
Lalu... Mimpi mu bisu... Kita pun bisu... Cerita pun berlalu dengan pilu..
Hati kita rapuh... Air mata jadi tempat ber labuh.. Setiap jengkal langkah kita hanya isak.. Melengkapi naskah senja yang hilang.. Engkau ter siksa... Aku pun ter luka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar