laman

KUMPULAN PUISI DAN SAJAK ERLANGGA BAYU SEGARA
KUMPULAN PUISI DAN SAJAK ERLANGGA BAYU SEGARA

Rabu, 30 Juni 2010

JALAN SUNYI DI TEPI GERHANA




Jerit bayu melantun perih
Mencabik resah pucuk-pucuk lembah
Se'iring kidung menyepi di gigir perigi
Tanpa nada tanpa jerit dawai kecapi

dinding lembah meronta parau teriak
Karna raga t'lah terbius kelakar-kelakar tanpa makna
Swara-swara tercekat di akar ilalang
Walau pipit kadang bernyanyi di antara Badai...

Sribu mantra ber tasbih tanpa makna
sribu asa ter abai di pekat jelaga..
Titian nya retak di hempas angin se musim

Kemarau ku singgah di altar tak ber tuan
Berpapasan dengan embun dan Debu kebatilan
Suguhkan secawan Dilema yang membadai
Hingga nurani tercabik memoranda..

Ada langkah gontai tanpa topangan
Ada lorong pekat serupa malam

Se'untai senyum sirna menyerpih gurun
Damba gerimis menjemput sunyi jalan ini....



Tidak ada komentar:

Posting Komentar