Malam....
kau tenggelam di reruntuhan sunyi
Menjerat nyeri di ladang sepi
Puing-puing masa silam melembar tanpa fatwa
Meng agenda rasa di titian jalan
Hadir di sudut
malam...
kau tenggelam di reruntuhan sunyi
Menjerat nyeri di ladang sepi
Puing-puing masa silam melembar tanpa fatwa
Meng agenda rasa di titian jalan
Hadir di sudut
malam...








Tidak ada komentar:
Posting Komentar